Jakarta – Asosiasi ojek online (ojol) Garda Indonesia mengungkap dampak buruk seandainya tarif jasa benar-benar naik 8-15 persen. Ketua Umum Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono menegaskan, pihaknya menolak keras rencana kenaikan ojol yang digaungkan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Menurut mereka, akan ada inflasi besar-besaran dan penurunan minat konsumen menggunakan jasa ‘pasukan hijau’. Baca juga: Asosiasi Tolak Keras Rencana Tarif Ojol Naik 8-15 Persen! Dia berharap, rencana tersebut tak benar-benar direalisasikan. Driver ojol Grab di Tendean, Jakarta Selatan. Selain itu, seperti yang telah disampaikan di awal, keputusan menaikkan tarif ojol juga akan berdampak ke inflasi di sektor transportasi. Bahkan, dampaknya bisa ke mana-mana jika tetap dibiarkan. Berkaca dari kenyataan tersebut, Igun menolak keras rencana pemerintah menaikkan tarif ojol di Indonesia. Menurutnya, rencana tersebut sudah masuk babak final. Sebelumnya, rencana pemerintah menaikkan tarif ojol disampaikan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan pada rapat bersama Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta. Sebagai catatan, tarif ojol saat ini masih merujuk pada Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) Nomor KP 564/2022. Tarif layanan tersebut ditentukan berdasarkan tiga zona. Tarif di zona ini Rp 1.850 hingga Rp 2.300 per kilometer. Zona II meliputi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Zona I meliputi Sumatra, Jawa (selain Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), dan Bali. Zona III meliputi Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan sekitarnya, Maluku dan Papua dengan tarif Rp 2.100 hingga Rp 2.600 per kilometer. Tarif di zona ini Rp 2.600 hingga Rp 2.700 per kilometer. Copyright @ 2026 detikcom.
Bali – Puluhan ribu pengemudi ojek online (ojol) bakal mematikan aplikasi mereka secara massal besok. Massa dari Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia menyampaikan lima tuntutan pada aksi demonstrasi tersebut. Ribuan pengemudi ojek dan taksi online yang akan berdemo tersebut berasal dari berbagai daerah. Ketua Umum (Ketum) Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, mengungkapkan unjuk rasa akan melibatkan pengemudi roda dua dan roda empat. Igun menjelaskan para ojek dan taksi online akan menolak pesanan dengan mematikan aplikasi. Igun membeberkan demonstrasi akan dilakukan di lima titik, yaitu Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Istana Merdeka, DPR RI, kantor-kantor aplikasi, dan semua lokasi yang berhubungan dengan perusahaan aplikasi. Dia menyebut demo besok menjadi puncak kekecewaan para pengemudi online. Massa akan turun ke jalan mulai pukul 13.00 WIB hingga tuntutan mereka diterima. 5. Tetapkan Tarif Layanan Makanan dan Kiriman Barang, libatkan Asosiasi, Regulator, Aplikator, dan YLKI. Artikel ini telah tayang di detikNews. Video: Kenapa Badai Matahari Bisa Ganggu Sistem Komunikasi? Baca selengkapnya di sini! Food Selama Ini Salah Pilih? Ada Banyak Loker di Bali! Loker Bali Hari Ini: Simak 4 Posisi yang Sedang Dicari! Copyright @ 2026 detikcom.
Jakarta – Awal 2021 ini Xiaomi menggebrak pasar dengan merilis Poco M3 di Indonesia, yang diklaim menjadi HP entry level killer, karena punya perbandingan harga dan spesifikasi yang lebih tinggi dibanding pesaingnya. Untuk itu, kami mencoba membandingkan spesifikasi Poco M3 dengan sejumlah ponsel lain di kelas harga yang sama. Poco M3 ditenagai oleh Snapdragon 662 yang dipadukan dengan RAM 4GB/64GB dan 6GB/128GB. Khusus untuk varian 6GB ini menggunakan chip RAM LPDDR4X dan storage UFS 2.2 yang lebih kencang. Namun perlu diingat, ponsel yang dibandingkan di sini adalah ponsel hasil keluaran toto situs toto 2020, karena belum ada pabrikan ponsel lain yang merilis produk entry level pada 2021 ini. Baterai Poco M3 berkapasitas 6000 mAh, diklaim bisa tahan sampai 2,5 hari dan juga bisa mengisi baterai perangkat lain lewat fitur reverse wire charging, atau dengan kata lain bisa menjadi power bank. 60Hz, dan dilapisi dengan Gorilla Glass 3. Untuk kamera depannya disimpan dalam notch berbentuk tetesan air. Pengisian baterainya dilakukan lewat port USB-C dengan daya maksimal 18W, yang chargernya disertakan dalam paket penjualan. This post has been done by GSA Content Generator DEMO .
Jakarta – Baru-baru ini media asing mencap Bali overtourism. Pemerhati kebijakan publik pariwisata, opini dari media itu dinilai benar; Bali memang overtourism. Media berbasis di Singapura itu menuliskan artikel ‘Not quite the Bali it used to be? Channel News Asia menayangkan artikel opini yang mengulas tentang Bali di masa kini. This is what overtourism is doing to the island’. Jika Anda menyukai posting ini dan Anda ingin mendapatkan lebih banyak fakta tentang beli koin slot gacor, review pg toto platform, domino online terpercaya, situs toto dengan purchase, aplikasi gaming terbaik, komunitas game online silakan menelusuri situs web kami. Artikel itu menyoroti betapa sudah berubahnya Bali saat ini. Di antaranya, pembangunan yang merajalela tanpa ada acuan tata kota, kepadatan penduduk ditambah pengunjung, dan kemacetan yang tidak bisa lagi dihindari. Azril melalui sambungan telepon. Pertama kemacetan. Kendati sudah ada jalan tol namun jalanan Bali terus bertambah padat. Profesor Azril Azhari dalam perbincangan dengan detikTravel pada Rabu (8/5/2024) menyatakan setuju dengan pendapat penulis CNA itu. Beberapa kali Bali disorot karena turis-turisnya jalan kaki ke Bandara I Gusti Ngurah Rai lantaran macet. Dalam opini itu CNA merujuk kepada laporan tahun 2018 dari Institut Transnasional nirlaba yang berbasis di Amsterdam memperkirakan bahwa Bali kehilangan 1.000 hektar (1.400 lapangan sepak bola) lahan pertanian karena pembangunan setiap tahun dalam 15 tahun terakhir. This was generated wi th GSA Conte nt Generator D emov ersi on.